BiLa dunia sudah memaLingkan wajah-nya padamu. itu bukan karna kamu buruk!
Tapi itu karena kamu berbeda, kamu istimewa. sehingga dunia tidak kuat menghadapi siLau-nya ke-istimewaan-mu!!!
Dan, kamu harus bersyukur untuk itu!!!
BiLa dunia sudah membuat ceRita paLsu tentang-mu. itu bukan kaRna kamu Lemah!
Tapi itu kaRna Dunia meLihat kaLau kamu adaLah Lawan yang sepadan dengan-nya!!!
Dan, kamu harus Lebih Tangguh untuk itu!!!
BiLa Dunia sudah menerima dan mengakui ke-istimewa-an-mu. itu bukan kaRna Kesukses-an-mu!
Tapi itu kaRena kamu mampu menunjukkan bahwa kamu bisa, untuk tidak sama dengan Dunia!!
Dan, kamu haRus Bahagia untuk itu!!
Rabu, 26 Mei 2010
BiLa Dunia.....
Diposting oleh dormacantik di 5/26/2010 02:19:00 AMSelasa, 18 Mei 2010
Kepribadian Menurut Allport
Diposting oleh dormacantik di 5/18/2010 10:56:00 AMDari sekian banyak definisi tentang Personality ada satu definisi yang mendekati atau menggambarkan secara keseluruhan seperti apa Personality itu, yaitu yang dikemukakan oleh Gordon W Allport :
PERSONALITY IS THE DYNAMIC ORGANIZATION WITHIN THE INDIVIDUAL OF THOSE PSYCHOPHYSICAL SYSTEMS THAT DETERMINE HIS UNIQUE ADJUSTMENTS TO HIS ENVIRONMENT
Lebih lanjut Allport membagi studi psikologi mengenai Personality dalam 2 bagian besar yaitu : Nomothetic, yang memahami kepribadian dalam differential psychology (membedakan karakter dan kepribadian tiap orang), dan Idiographic (yang mencoba memahami keunikan tiap individu berdasarkan karakternya).
Begitu banyaknya teori-teori di seputar Personality bisa saja membuat orang memahami kepribadian hanya sepotong-sepotong. Atau juga melihat pembagian kepribadian kuno (yang aslinya dilakukan oleh Galenus) yang menggunakan cairan dalam tubuh sebagai penanda temperamen seseorang : Phlegmatic, Sanguinic, Melancholic, dan Choleric. Itu hanyalah suatu usaha untuk melakukan suatu klasifikasi agar memudahkan kita menggolongkan seseorang. Dan teori-teori kepribadian juga biasanya menggolongkan individu dalam suatu type kerpibadian tertentu agar mudah dilakukan penelitian.
Dari teori kepribadian itu, kita dapat mencoba menjelaskan dimensi-dimensi apa saja yang menjadi titik penekanan tiap teori kepribadian itu.
1. CONSCIOUS | UNCONSCIOUS
Sadar dan tak sadar adalah dimensi yang sejak lama ada dalam teori kepribadian. Para pendukung Psikoanalisis (Freud, Jung, Horney) adalah orang-orang yang menekankan bahwa kepribadian dikontrol oleh proses yang tidak disadari. Sementara Psikologi Aliran Humanisme menekankan pada faktor kesadaran sebagai pembentuk kepribadian (Allport, Rogers, Maslow).
2. HEREDITY | ENVIRONMENT
Pada dasarnya hampir semua teori kepribadian mengakui peran faktor keturunan sebagai penentu kepribadian sseorang. Tetapi kalangan Behaviorist mengatakan bahwa kepribadian dapat dipahami tanpa harus mempertimbangkan faktor genetis dan biologis. Rogers & Bandura menekankan pada lingkungan sosial, dimana kepribadian adalah suatu proses belajar sosial seseorang.
3. ACQUISITION | PROCESS OF LEARNING
Teori Behaviorisme lebih menekankan pada proses belajar yang membentuk suatu kerpibadian, yaitu cara bagaimana suatu tingkah laku dimodifikasi. Dan biasanya teori-teori kepribadian mengakui peran proses belajar dalam pembentukan suatu kepribadian. Walaupun demikian, ada beberapa teorist yang juga menekankan pada acquisition of behavior, misalnya Cattel dan Murray.
4. PAST | PRESENT
Sigmund Freud adalah pendiri Psikoanalisis yang mengatakan bahwa kepribadian adalah hasil dari bentukan masa lalu, yaitu masa 5 tahun pertama kehidupan. Setelah masa itu, kepribadian hanyalah ulangan atau fiksasi dari apa yang didapat dulu. Dan pandangan ini menjadi pegangan dalam aliran psikoanalisis. Sementara Lewin dan Alport mengatakan bahwa yang terpenting dari kepribadian bukanlah masa lalu tetapi masa kini.
5. PERSON | SITUATION
Dimensi ini menekankan pada proses dimana kepribadian itu terbentuk. Penekanan pada Person berarti kepribadian adalah bentukan dari inner process yang terjadi dalam diri individu, sementara penekanan pada Situation berarti bahwa kepribadian adalah bentukan dari faktor lingkungan sosial dimana individu itu berada. Walaupun demikian ada juga yang menjadikan kedua dimensi itu sebagai dasar pembentukan suatu kepribadian. Fromm & Skinner, misalnya, menekankan pada faktor sosiokultural dalam kepribadian, sementara Sheldon dan Binswanger lebih menekankan pada faktor biologis internal dalam diri individu.
6. HOLISTIC | ANALITIC
Dimensi holistik menyaratkan bahwa suatu tingkah laku hanya dapat dimengerti berdasarkan konteksnya, dan juga segala sesuatu yang dilakukan oleh individu berhubungan dengan fungsi-fungsi fisiologis dan biologisnya. Sementara dimensi analitik berpendapat bahwa suatu tingkah laku bisa saja dipelajari dan didapat secara terpisah dari tingkah laku yang lainnya. Mereka yang beraliran analitik misalnya adalah Lewin dan Binswanger.
7. NORMAL | ABNORMAL
Banyak juga teori kepribadian yang menekankan pada abnormalitas suatu kepribadian. Dengan mempelajari abnormalitas itu maka pemahaman tentang orang normal dapat diperoleh. Perbedaan normal/abnormal dapat dilihat secara kualitatif yaitu melihat seberapa jauh hal-hal patologis dalam kepribadian itu berbeda dari yang normal. Allport dan Cattel, misalnya, menekankan pada orang-orang normal.
Hubungan Sifat, Kebiasaan, Sikap dan Tipe menurut Allport
Keempat hal tersebut merupakan kecenderungan (predisposisi) yang unik, hasil dari faktor genetik dan pembelajaran dan mendorong/menuntun tingkah laku seseorang .
* Kebiasaan: Kurang lebih umum ( sifat /trait paling umum) , respons khusus pada stimulus tertentu, kurang evaluatif.
Contoh: Huming ketika mendengarkan musik, membaca dengan bersuara.
* Sikap : lebih umum dari kebiasaan, penekanan segi lingkungan (kecenderungan untuk berespon positif atau negatif terhadap objek tertentu), paling evaluatif.
Contoh: Kesukaan terhadap partai, atau makanan tertentu.
* Tipe: Abstraksi/pengelompokan sifat-sifat; mementingkan keajegan/keteraturan sekumpulan sifat. Akan tetapi tipe menyembunyikan (sifat)keunikan pribadi dan menunjukan perbedaan perbuatan yang tidak begitu cocok dengan kenyataan.
* Sifat adalah Kecenderenungan untuk berespons dengan cara tertentu ; tendensi neuropsiki. Sifat bukanlah bentukan konsep abstrak lewat sebuah pengamatan melainkan kenyataan objektif. Selain itu sifat juga bukanlah sekedar eksistensi nominal.
The End- Sad Story!!!
Diposting oleh dormacantik di 5/18/2010 10:45:00 AMAkhirnya, mereka tidak jadi berpisah....!!!
WaLau teLah banyak kerusakan yang terjadi dan banyak haL yang sudah berubah, akan tetapi Cinta mereka tetap seLalu bersama dan seLaLu dapat dimenangkan dengan cara mereka sendiri.
Dora dan sekeluarga-pun bersyukur atas keadaan yang sudah sedikit membaik!!!
Seperti kataku dari awaL, bahwa ini bukan cerita menarik. tapi setidaknya ini akan menjadi gambaran hidup bahwa ada keadaan bagaimana kita beLajar bertahan untuk orang Lain, beLajar setia dengan pasangan, beLajar untuk Fokus pada inti masaLah tanpa harus memperbesar masaLah. dan beLajar memaafkan dan menerima kembaLi tanpa mengungkit dan menyesaLinya.
Ini yang disebut, saat cinta memang harus di mengerti!!!
Senin, 10 Mei 2010
Undangan!
Diposting oleh dormacantik di 5/10/2010 01:05:00 AMAku tidak tertarik apa mata pencaharianmu!
Aku hanya ingin tahu apa yang kamu dambakan, dan apakah kamu berani memimpikan bertemu dengan pujaan hatimu.
Aku tidak tertarik berapa usiamu!
Aku ingin tahu apakah kamu mau mengambil risiko terlihat bodoh demi cinta, demi cita-cita, dan demi petualangan hidup sepenuhny.
Aku tidak tertarik planet apa yang menempati bulanmu!
Aku ingin tahu apakah kamu telah menyentuh pusat dukamu sendiri, jika kamu telah dibukakan oleh pengkhianatan hidup atau telah menjadi layu dan tertutup karna disakiti lagi!
Aku ingin tahu apakah kamu bisa duduk bersama rasa sakit, sakitku atau sakitmu, tanpa mencoba menyembunyikannya, atau memudarkannya atau memperbaikinya.
Aku ingin tahu apakah kamu bisa bersama sukacita, sukaku atau sukamu, jika kamu bisa menari dengan alam liar dan membiarkan keriangan mengisimu hingga ujung jemari kaki dan tanganmu tanpa mengingat keterbatasan manusia.
Aku tidak tertarik apakah cerita yang kamu kisahkan itu benar!
Aku ingin tahu apakah kamu bisa mengecewakan oranglain agar jujur pada dirimu, jika kamu dapat menanggung tuduhan pengkhianatan dan tidak mengkhianati jiwamu sendiri. Aku ingin tahu apakah kamu bisa setia dan karenanya dapat dipercaya. Aku ingin tahu apakah kamu dapat melihat keindahan meskipun tidak setiap hari itu elok, dan jika kamu dapat menyumberkan hidupmu dari kehadiran Tuhan.
Aku ingin tahu apakah kamu bisa hidup dengan kegagalan, gagalmu dan gagalku, dan tetap berdiri pada sisi danau dan berteriak kepada bulan keperakan,"Ya!"
Aku tidak tertarik pada tempat tinggalmu atau seberapa banyak uang yang kamu miliki!
Aku ingin tahu apakah kamu bisa bangkit setelah semalam berduka dan merana, lelah, babak belur, dan melakukan apa yang perlu dilakukan demi anak-anak.
Aku tidak tertarik siapa dirimu, atau bagaimana kamu bisa ada disini!
Aku ingin tahu apakah kamu mau berdiri ditengah api bersamaku dan tidak mundur teratur.
Aku tidak tertarik dimana atau apa atau dengan siapa kamu belajar!
Aku ingin tahu apa yang menjagamu dari dalam, saat segala hal berjatuhan.
Aku ingin tahu apakah kamu bisa sendirian bersama dirimu, dan apakah kamu benar-benar menyukai temanmu disaat-saat hampa.
Undangan, terilhami oleh Pemimpi Gunung Oriah, Tetua kaum Amerika Asli, Mei 1994
Si pembohong besar!!!
Diposting oleh dormacantik di 5/10/2010 12:11:00 AMTeringat sebuah cerita di masa lalu, saat masih kecil. alkisah di sebuah desa kecil ada satu rumah yang hanya di huni oleh ibu dan anak, ibu tersebut telah menjanda dan terpaksa menjadi kepala keluarga dirumahnya, ibu tersebut memiliki anak bernama Rama.
Rama dan ibunya selalu hanya berdua, dan bila ibunya akan bekerja rama hanya di rumah dan terkadang beberapa waktu akan ikut menemani ibunya bekerja. Rama hanya anak tunggal, sehingga dia selalu dimanja oleh ibunya, apapun yang dia minta pasti akan diberikan oleh ibuny, karna ibunya sangat sayang padanya.
Semakin rama beranjak remaja, rama mulai menunjukkan sifat yang cukup membuat orang terperangah, selain sangat jahil rama selalu berbohong. apapun akan di bohonginya sampai membuat satu desa kesal dan marah. suatu hari rama membohongi kepala desa-nya,"Pak kepala desa, di sungai ada satu karung besar yang mengapung. sepertinya isinya manusia karna karungnya bergerak-gerak" kata Rama. tentu saja kepala desa yang merasa memiliki tanggung jawab atas warganya langsung saja mengarahkan semua warga untuk menolong manusia yang ada dalam karung tersebut.
Saat telah sampai disungai, benar saja kalau ternyata ada satu karung besar berisi sesuatu yang bergerak-gerak, Kepala Desa langsung saja menarahkan warga yang bisa berenang untuk mengambil karung tersebut. saat dibuka, Kepala desa dan warga yang menonton dibuat kaget dengan isi dalam karung yang ternyata bukan manusia, tetapi tiga ekor anak kucing!!!
Dari jarak jauh, Rama tertawa terpingkal-pingkal karna sukses menjahili Kepala Desa. Seluruh warga desa marah atas kelakuan Rama, begitu juga Kepala Desa yang menjadi korban kejahilan Rama. sejak saat itu warga tidak lagi mau berteman dengan Rama dan mulai memanggilnya si pembohong besar.
Entah karna si pembohong besar kesepian atau karna tidak memiliki teman lagi, maka dia pergi kesungai untuk memancing. dari pagi hingga siang dia belum mendapatkan apapun, bahkan si pembohong besar mulai kelaparan. tapi karna malu akan ditertawakan orang karna tidak mendapatkan se-ekor-pun maka diapun mencoba untuk bertahan sampai sore hari. sore berganti malam dia belum mendapatkan apapun, karna hari sudah gelap, maka dia bersiap-siap untuk pulang. akan tetapi betapa kagetnya dia, saat hendak berdiri si pembohong besar melihat ada seekor ikan mas yang besar berwarna kuning keemasan begitu cantiknya menghampiri kakinya. tanpa ragu-ragu si pembohong besar mengambil ikan tersebut dan meletakkannya di embernya.
Sampai dirumah, si pembohong besar bermaksud untuk langsung menyantapnya. akan tetapi ikan tersebut mulai berbicara:"wahai pembohong besar, janganlah engkau memakan aku, karna aku adalah ikan mas sakti. aku akan mengabulkan apapun keinginanmu, asalkan aku tidak dibunuh". sipembohong besar-pun terkaget-kaget mengetahui kalau dia telah menangkap ikan sakti. "baiklah" kata si pembohong besar. "apa yang engkau inginkan saat ini wahai pembohong besar?" tanya ikan mas sakti itu, si pembohong besar berfikir sejenak lalu mengatakan "aku ingin makan makanan yang enak setiap hari, memiliki rumah bagus, memiliki isti yang cantik, dan punya banyak harta" kata si pembohong besar, "baiklah, engkau akan mendapatkan apapun yang engkau mau tapi dengan syarat engkau tidak boleh membunuhku" kata ikan sakti tersebut.
Benar saja, saat itu juga di meja si pembohong besar terhampar makanan yang enak-enak, mulai dari ikan goreng, daging, rendang, sayur-sayuran, buah-buahan, kue-kue, dan berbagaimacam makanan. hal ini berlangsung terus-menerus. si pembohong besar mendapatkan semua yang dia mau dan diapun membuat satu kolam yang indah untuk ikan mas sakti tersebut.
Lama sudah tahun-tahun berlalu, si npembohong besar mulai menjadi salah satu orang terkaya di desanya, dia memiliki istri yang cantik dan memiliki harta yang banyak. suatu hari seperti biasanya, si pembohong besar pergi bekerja dan akan kembali siang hari kerumahnya untuk makan. saat dia pulang dia melihat di meja tersaji ikan goreng yang sangat gurih dan lezat, langsung saja dia melahapnya sampai habis karna laparnya, "istriku, ikan ini sungguh sangat lezat sekali, darimanakah engkau mendapatkannya?" tanya si pembohong besar. "itu adalah ikan yang ada di kolam suamiku, aku memasaknya karna engkau tidak memberikan uang belanja hari ini, sehingga aku hanya bisa menggoreng ikan tersebut", si pembohong besar terkaget mendengar ucapan istrinya dan diapun langsung saja mengumpulkan duri-duri ikan tersebut sambil dia mulai menangis seperti orang gila, istrinya heran melihat perangai sang suami. si pembohong besar membawa ikan mas sakti tersebut ke belakang rumahnya, sayup-sayup dia mendengar suara ikan mas sakti,"wahai pembohong besar, kuburlah aku dibelakang rumahmu, akan tetapi jangan pernah engkau membuang sampah di kuburanku, itu permintaan terakhirku", pembohong besarpun mulai mengikuti perkataan terakhir ikan mas sakti tersebut.
Sejak ikan mas sakti tidak lagi memberikan apa-apa terhadap pembohong besar, perlahan pembohong besar mulai mengalami kemerosotan dan menjadi miskin. karna telah jatuh miskin, istrinya-pun menjadi mulai marah-marah dan menggerutu karna terlalu capek bekerja setiap hari membersihkan rumah.
Sore hari, saat istrinya membersihkan pekarangan terlalu banyak daun-daun yang berguguran membuat istrinya sangat kelelahan. karna sudah kelelahan istrinya punya ide yang sangat baik menurutnya, dia mengumpulkan sampah-sampah tersebut di atas kuburan ikan mas dengan berharap besok dia dapat membuangnya.
Si pembohong besar pulang dari tempat kerjanya, dan mulai istirahat dibelakang rumahnya, pelan-pelan dia melihat ada sebatang pohon kecil mulai tumbuh di atas sampah-sampah tersebut. barulah dia sadar bila itu adalah pohon yang dari duri ikan mas sakti tersebut, pohon tersebut terus bertumbuh sampai besar dan meninggi. karna ingin menyelamatkan pohon tersebut, tanpa sadar si pembohong besar mulai menaiki pohon tersebut. pohon tersebut semakin besar dan semakin besar seperti pohon beringin. perlahan pohon tersebut mulai tercabut dari tanah dan terbang tinggi, si pembohong besar panik dan ketakutan hingga dia hanya bisa memeluk batang pohon tersebut. dia hanya bisa melihat istrinya di bawah berteriak padanya tapi dia tidak tahu apa yang di ucapkan istrinya. dengan cepat pohon tersebut terbang tinggi, sampai si pembohong besar tidak tahu akan sampai kapan akan berakhir penerbangan ini. perlahan pohon sakti tersebut mulai mendarat di bulan, disanalah si pembohong besar tinggal bersama pohon tersebut dan menyesali kenapa dia tidak meloncat turun.
Hingga saat ini, bila kamu melihat bulan penuh kamu akan melihat si pembohong besar masih ada disana bersama pohon sakti tersebut. terkadang si pembohong besar sedang tertidur dibawah pohon tersebut, terkadang dia duduk dibawah pohon berharap akan ada yang menolongnya. hingga saat ini bila kamu melihat kebulan kamu akan melihatnya bersama pohon sakti tersebut.
Kamis, 06 Mei 2010
confuse!!!
Diposting oleh dormacantik di 5/06/2010 11:30:00 AMwaktu melakukan sesuatu, hidup rasanya menyenangkan. dan akan lebih menyenangkan lagi bila kita memiliki teman yang mau berbagi hidup dengan kita untuk melakukan sesuatu.
terkadang masa-masa bahagia itu sangat indah untuk dikenang, dan sangat menyenangkan bila selamanya bahagia, akan tetapi bila hanya satu yang bahagia dan pasangan yang lain tidak bahagia, hidup rasanya membosankan,karna kita tidak memiliki pasangan untuk bebagi kebahagiaan!
bila sebuah kesalahan menodai sebuah hubungan, haruskah selamanya menjadi ternoda?
bingung!!!
tersadar, bila sesuatu terasa berharga bila sesuatu itu telah pergi dari diri kita. dan tersadar bila kita telah melewatkan sesuatu yang sangat penting. kita tidak dapat menyesalinya dan berharap untuk kembali. tetapi kita dapat membuatnya menjadi pelajaran yang berharga, dan mencari sesuatu yang lebih baik.
hmmm,,, rasanya sebuah kebodohan kecil, membuat sesuatu menjadi berdampak besar...!!
huffffttt,,,, sebenarnya apa yang aku pikirkan, kenapa aku menulis semua ini yah!!!
Rabu, 05 Mei 2010
Mythomania => Penyakit suka Berbohong
Diposting oleh dormacantik di 5/05/2010 08:10:00 PMKenapa manusia berbohong? Karena mereka menganggap bisa hidup langgeng (bisa tertolong, lepas dari masalah) dan mendapat keberuntungan dengan kebohongan dan penipuan. Kadang-kadang dengan berbohong masalah mereka tertolong untuk sesaat. sampai hidup selanjutnya tidak bisa dilepaskan lagi, itu menjadi suatu hal yang menjadi kebiasaan, membentuk karakter. Jadi bohong bisa dimengerti, meskipun bukan sesuatu yang bisa dimaafkan atau dilupakan begitu saja. di dalam hal bohong-berbohong, perasaan ketakutan dan kekalutan diri yang sesungguhnya tertutupi. Karena itu, berbohong berarti menutupi hal yang sebenarnya. Hal itu untuk sementara waktu memang bisa dijadikan pegangan batin untuk mendapat ketenangan.
Berbohong sepertinya sudah "mendarah daging" dalam diri kita. Coba kita telaah, apa benar dalam hidup ini kita belum pernah berbohong? Orang yang paling jujur saja, ada kemungkinan pernah berbohong, ya paling tidak berbohong kecil-kecilan. Bisa juga kepada orang lain ada kemungkinan dia belum pernah berbohong.
Bagaimana dengan diri sendiri? Sering dalam hidup ini kita membohongi diri sendiri, banyak hasil yang bisa dilihat dari sikap membohongi diri. Mulai dari yang biasa-biasa saja, sampai yang paling gawat! Ada orang yang berusaha hidup dengan membohongi diri sampai harus menjadi penderita macam-macam penyakit, karena berbohong. Sesungguhnya bagi batin si pelaku juga bukan hal yang menyenangkan, banyak rasa bersalah yang dirasakan dalam batin-nya.
Itulah yang menimbulkan berbagai keluhan mulai dari ketegangan saraf yang menjadi penyebab sakit kepala, sampai kepada pengerasan pembuluh darah yang berakibat penyumbatan, terus berlanjut menjadi gagal jantung dan stroke, dan penyakit menahun yang lain, seperti kanker. Bahkan, banyak orang terkenal yang berusaha membohongi dirinya di balik ketenaran dan harta, sampai harus menelan obat sampai overdosis untuk bunuh diri karena dibohongi terus-menerus. hal pertama yang di alami si penderita saat mulai berbohong adalah akan mengalami yang namanya merasa bersalah, gelisah, gemetar, badan keringat dingin, ketakutan akan ketahuan. dan bila ketahuan si penderita akan merasa seperti kena setrum dan membuat badannya menjadi Lemes. akan tetapi bila sudah terbiasa memulai berbohong, maka selanjutnya dia tidak akan merasa bersalah atau malu atau sakit secara fisik, bahkan bila sudah ketahuan sekali-pun!!!
Mythomania. istilah ini pertama kali diperkenalkan pada thn 1905 oleh seorang psikiater bernama ferdinand dupré. mythomania adalah kecenderungan berbohong yang dimaksudkan bukan untuk menipu/mengelabuhi orang lain, tetapi justru untuk membantu dirinya sendiri mempercayai/meyakini kebohongannya sendiri. berbeda dengan seorang pembohong biasa yang sadar bahwa ia tengah berbohong dan mampu membedakan antara kenyataan dan bukan kenyataan, seorang mythomaniac tiddk sepenuhnya menyadari bahwa ia sedang berbohong. ia tidak mampu membedakan antara ‘kenyataan’ yg berasal dari imaginasinya dan kenyataan yang sebenarnya. kebohongan-kebohongan yang dilakukan olehnya cenderung ‘di luar ‘ kesadaran, yang artinya adalah dia tidak tahu/tidak sadar bahwa orang lain akan merasa terganggu dengan kebohongannya, karena yang terpenting baginya adalah dirinya mendapat pengakuan oleh sekelilingnya, pengakuan terhadap ‘kenyataan’ yang ingin ia wujudkan demi melarikan dirinya dari kenyataan sebenarnya yang tidak mau ia terima, dengan tanpa rasa menderita. salah satu penyebab mythomania adalah kegagalan-kegagalan dalam kehidupannya, bisa jadi berupa kegagalan dalam hal studi, masalah keluarga, kisah-kisah sentimental, bahkan kegagalan dalam hal pekerjaan (namun jangan keliru, pada saat ia mendapati orang lain mulai meragukan apa yang ia percaya, ia menjadi sadar telah berbohong- detilnya akan dibahas di bawah). pendeknya, ia ingin melarikan diri dari semua image tentang dirinya sendiri. jadi, semakin orang lain mempercayai kebohongannya, semakin ia terbantu untuk lepas dari image nyata tentang dirinya yang sulit ia terima itu.
Seorang pembohong biasa pada umumnya memiliki alasan lumrah dan masuk akal ketika berbohong, seperti dengan tujuan bercanda, atau demi kebaikan atau pun demi menyelematkan seseorang. karena kebohongannya ia lakukan hanya terkadang saja yg artinya ia tidak terbiasa berbohong, biasanya ia akan terlihat kikuk dan canggung. tidak demikian dengan mythomaniac. mythomaniac memiliki pesona yang mampu memanipulasi orang lain, ia pandai menemukan kalimat dan sikap yang tepat dengan tujuan supaya dicintai, demi mencapai tujuannya.
Pada saat seorang mythomaniac telah berhasil menjerat kita, sedikit demi sedikit kebohongannya merusak dan mengganggu sistem kepercayaan dan keyakinan diri kita. bahkan rasa percaya kita yg paling kokoh pun akan guncang dan kita mulai percaya pada ‘image’ baru yang dia buat, serta perlahan kita meninggalkan kenyataan yang sesungguhnya mengenai si mythomaniac tersebut. ketika kita mulai sadar akan kebohongannya, pada awalnya ia akan mengelak, kadang disertai dengan kemarahan, kemudian ia akan memanipulasi lagi dari awal dengan tetap pada kebohongan yang sama. tetapi jika hal ini mulai ia rasakan berat, maka ia akan ‘mengkoreksi’ kebohongannya dg cara berbelit dan berputar-putar dengan cerita yg baru, dengan tanpa meninggalkan kebohongan awalnya ( istilah sekarang ‘ngeles’). semakin kita mempertanyakan kebohongannya, semakin banyak kebohongan yang ia ciptakan karena pada titik ini, ia sadar telah berbohong, dan seorang mythomaniac yg sadar telah berbohong akan semakin lepas kendali, seperti sudah sekilas diungkapkan di paragraf kedua di atas.
Mythomaniac sendiri sebenarnya adalah korban. ia korban dari ketidakbahagiaan dalam hidupnya dan korban dari penderitaan yang terlalu terus menerus. ia tdk mampu mengekspresikan keaslian dirinya sehingga selalu ingin bersembunyi di balik topeng. jika anda menjumpai seorang mythomaniac, jalan terbaik adalah menghindar darinya. namun jika anda ingin menolongnya, jangan berusaha mencari alasan yang masuk akal, atau mencoba menemukan jawaban dari tindakan-tindakan kebohongannya karena itu membuang-buang waktu saja. berusaha mengerti mengapa ia berbohong adalah sia-sia saja karena jiwanya merupakan sebuah labirin di mana ia hanya berputar-putar saja disitu tanpa ada jalan keluar. yang bisa anda lakukan adalah meyakinkannya untuk menyembuhkan dirinya sendiri. setelah itu, semua kembali kepada si mythomaniac itu sendiri. hanya dia yg bisa menolong dirinya sendiri. ia harus menyadari permasalahannya, mengakuinya dan harus memiliki keingininan yg kuat utk menyembuhkan dirinya. menemui seorang psikiater adalah merupakan salah satu ciri-ciri bahwa ia ingin menolong dirinya. (Dikutip dari salah satu blog bernama fitalexi).
Teringat sebuah kutipan:" Kejujuran yang membuat-ku terhina, itu lebih aku cintai daripada kebohongan yang membuat-ku terhormat". "Kejujuran akan menyelamatkanmu meskipun kamu menyembunyikannya, dan kebohongan akan menjerumuskan-mu, meskipun kamu menyembunyikannya".
Dan kutipan kLasik yang sering kita dengar mengtakan:"Jika seorang pembohong terkenal akan kebohongannya, maka dia tidak akan dipercaya dalam hal apapun meskipun dia berkata jujur".
Jika orang terlalu sering berbohong, tetapi tidak merasa efek negatif dengan kesehatan psikis (merasa bersalah, menyadari telah berbohong), orang tersebut bisa digolongkan dengan sebutan psikopat. Hal itu banyak diderita oleh pebisnis, karena banyak orang berbisnis dengan menghalalkan segala cara untuk mempertahankan perusahaan dan harga diri mereka.
Di Amerika pernah dilakukan penelitian mengenai berbohng oleh para ahli jiwa. Para tersangka yang sudah lulus dari mesin pendeteksi kebohongan diteliti dengan memperhatikan gerak (bahasa) tubuh orang tersebut. Dari situ disimpulkan bahwa seseorang kala berbohong, akan lebih banyak mendongakkan dagunya ke satu arah, yang paling sering terjadi hampir seluruh peserta yang diteliti, mendongakkan dagunya ke arah kanan.
Ciri lain mereka mengesekkan jarinya ke cuping hidung atau atas bibir di bawah hidung secara terus menerus karena menurut penelitian, seseorang kala berbohong, aliran darahnya akan lebih cepat mengalir dan pembuluh darah membuat ujung-ujung saraf di cuping hidung atau atas bibir lebih teraktifkan, sehingga terasa gatal.
Bagi orang yang tidak biasa berbohong, bila suatu waktu dia terpaksa melakukannya, tentu ada satu bahasa tubuh yang ketara. Yaitu dia lebih sering mengerakkan badannya, seolah terasa pegal dan sedikit gemetar sampai gemetar yang disertai tergagap.
Berbohong berarti melawan "bahasa kalbu" sebagai bisikan dari hati nurani.
hati nurani adalah sebuah "alat" yang menyebabkan Anda bisa berhubungan dengan semua daya dan merupakan penghubung antara pikiran dan intelegensi abadi diri Anda. (Dikopi dari blog Lianny Hendranata)
Semoga bermanfaat!!!





