Rabu, 21 Januari 2009

Dimata Tuhan aku berharga, tetapi dimataku?








Kita diciptakan menurut peta dan teladan Allah. Wow, indahnya! Dan, jka bisa sebesar sekarang, pasti ada orang-orang yang mencintai kita bukan? Namun, acapkali kita merasakan orang lain jauh lebih baik daripada kita. Bahkan ketika kita berprestasi, kita menganggap diri kita kurang cantik atau kurang ganteng. Kita jadi menyimpulkan derajat kita lebih rendah dari orang lain. Padahal jika kita selidiki hal ini, banyak tidak benarnya.
Seandainya bisa menghargai diri secara positif, kita akan bersemangat, lebih mandiri, merasa bisa, tidak mudah menyerah, dan merasa bahwa kehadiran kita didunia ini diperlukan. Kita berhenti membuat perbandingan yang tidak rasional, menjaga diri sebaik mungkin dan dapat melalui proses kehidupan dengan penug syukur.
Sebagai tips, bagaimana cara menghargai diri sendiri:
# Menerima keadaan diri
Hentikan mengutuki latarbelakang keluarga, keadaan fisik, serta hal lain diluar kemampuan. Hal itu tidak akan mengubah keadaan (percayalah….!!). bersyukur atas semua hal yang diberikan Tuhan keepada kita akan membuat hati kita terasa damai.
# Menjadi lebih baik
Lakukan eksplorasi “harta karun” dalam diri kita, dan kembangkan. Jika kita mempunyai suara yang bagus, mengapa tidak mencoba menyanyi dan mengikuti lomba menyanyi? Sama halnya jika kita memiliki kekurangan kita juga memiliki kelebihan.
# Menjaga kesehatan
Atur jadwal supaya tidak kelelahan. Atur nutrisi supaya cukup energi untuk melakukan berbagai aktivitas. Atur jadwal olahraga, supaya badan senantiaa fit. Jaga juga kesehatan mental.
# Menjaga nama baik
Mencontek saat ujian, pinjam buku atau uang dan lupa mengembalikannya, sering ingkar janji dan sebagainya adalah hal-hal yang akan menggerogoti nama baik kita. Sayangilah diri dengan menjaga nama baik.
# Menjauhkan diri dari dosa
Pergaulan bebas, penggunaan narkoba, dan lain-lain sering dijumpai dikalangan anak-anak muda. Namun ingatlah, Allah sangat menghargai kita. Jadi, hargailah diri sendiri dengan menjauhkan diri dari dosa. Oke?

0 komentar:

Template by:
Free Blog Templates